Diabetes Melitus Pada Lansia

Diabetes Melitus Pada Lansia

 

Diabetes Melitus Pada Lansia, Diabetes mellitus merupakan suatu gangguan kronis yang ditandai dengan metabolisme karbohidrat dan lemak yang diakibatkan oleh kekurangan insulin atau secara relatif kekurangan insulin. Klasifikasi diabetes mellitus yang utama adalah tipe I : Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) dan tipe II : Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM).

Diabetes Melitus Pada Lansia

Diabetes Melitus Pada Lansia

Beberapa ahli berpendapat bahwa dengan bertambahnya umur, intoleransi terhadap glukosa juga meningkat, jadi untuk golongan usia lanjut diperlukan batas glukosa darah yang lebih tinggi daripada orang dewasa non usia lanjut.

Pada NIDDM, intoleransi glukosa pada lansia berkaitan dengan obesitas, aktivitas fisik yang berkurang,kurangnya massa otot, penyakit penyerta, penggunaaan obat-obatan, disamping karena pada lansia terjadi penurunan sekresi insulin dan insulin resisten. Lebih dari 50% lansia diatas 60 tahun yang tanpa keluhan, ditemukan hasil Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) yang abnormal. Intoleransi glukosa ini masih belum dapat dikatakan sebagai diabetes. Pada usia lanjut terjadi penurunan maupun kemampuan insulin terutama pada post reseptor.

Ada beberapa faktor yang berkaitan dengan penyebab diabetes melitus pada lansia. Berikut beberapa faktor penyebab diabetes melitus pada lansia :

  • Umur yang berkaitan dengan penurunan fungsi sel pankreas dan sekresi insulin.
  • Umur yang berkaitan dengan resistensi insulin akibat kurangnya massa otot dan perubahan vaskuler.
  • Obesitas, banyak makan.
  • Aktivitas fisik yang kurang
  • Penggunaan obat yang bermacam-macam.
  • Keturunan
  • Keberadaan penyakit lain, sering menderita stress

Penyakit diabetes melitus pada lansia mempunyai gambaran klinis yang bervariasi luas, dari tanpa gejala sampai dengan komplikasi nyata dan kadang-kadang menyerupai penyakit atau perubahan yang biasa ditemui pada usia lanjut. Keluhan umum pasien DM seperti poliuria, polidipsia dan polifagia, pada DM usia lanjut tidak ada. Umumnya pasien diabetes melitus pada lansia datang dengan keluhan akibat komplikasi degeneratif kronik pada pembuluh darah dan saraf. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pada usia lanjut, respon tubuh terhadap berbagai perubahan/gejala penyakit mengalami penurunan. Biasanya yang menyebabkan pasien diabetes melitus pada lansia datang berobat adalah karena gangguan penglihatan karena katarak, rasa kesemutan pada tungkai serta kelemahan otot (neuropati perifer) dan luka pada tungkai yang sukar sembuh dengan pengobatan biasa.

Diagnosa penyakit diabetes melitus pada lansia juga lebih sulit dan cenderung terlambat ditegakkan karena gejala klasik berupa poliuri (meningkatnya frekuensi berkemih), polidipsi (meningkatnya frekuensi minum), dan polifagi (meningkatnya frekuensi makan) tidak selalu tampak. Beberapa gejala yang tidak khas justru muncul seperti: kelemahan, perubahan tingkah laku, depresi, agitasi, demensia, mudah jatuh dan inkontinensia urin. Maka dari itu, tidak jarang pasien tidak menyadari ketika dirinya sudah menderita diabetes pada tahap yang sudah lanjut.

Lalu, bagaimana cara mencegah diabetes melitus pada lansia ?

Penyakit diabetes adalah penyakit serius yang kasusnya meroket dalam beberapa tahun terakhir. Jutaan orang di dunia didiagnosis terjangkit diabetes karena gaya hidup tidak sehat dan kurang berolahraga. Sebelum terlambat, berikut ini adalah cara mencegah diabetes melitus pada lansia :

  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Ketahui riwayat kesehatan keluarga.
  • Tetap aktif secara fisik.
  • Diet yang seimbang, rendah lemak dan gula.
  • Monitor tekanan darah secara teratur.
  • Tingkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran segar.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan.
  • Hindari minuman manis
  • Tidur cukup

Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa mencegah penyakit diabetes melitus pada lansia dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk kesehatan tubuh Anda. Ada banyak suplemen kesehatan yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen kesehatan S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit kronis. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Diabetes Melitus Pada Lansia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami

Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami

 

Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami, Diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena insulin yang dihasilkan oleh pangkreas tidak dapat berproduksi dengan baik, sehingga gula darah tidak dapat diserap oleh tubuh. Diabetes menjadi penyakit mematikan ke 2 didunia jika tidak ditangani secara serius, hal ini disebabkan karena banyak faktor, misalnya karena pola  hidup yang kurang sehat, terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji, dan masih banyak hal lain yang menjadi faktor penunjung timbulnya penyakit diabetes.

Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami

Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami

Cara mengobati diabetes melitus secara alami sebenarnya tidaklah sulit. Karena di beberapa situs banyak yang menyajikan berbagai informasi penting yang dapat anda gunakan sebagai referensi untuk mengobati diabetes melitus secara alami. Berikut kami berikan referensi penting mengenai cara mengatasi diabetes melitus secara alami :

  1. Daun salam

Anda tentu kenal daun salam kan? Daun yang memiliki aroma harum ini sering sekali dijadikan untuk menambah cita rasa masakan. Selain itu ternyata daun salam menyimpan segudang manfaat terutama untuk mengobati diabetes melitus secara alami. Cara mengobati diabetes melitus secara alami dengan daun ini sangatlah mudah, pertama yang harus anda lakukan adalah siapkan 7 hingga 15 lembar daun salam cuci hingga bersih, kemudian tambahkan dengan 3 gelas air, rebus hingga mendidih. Diamkan hingga air tersisa 1 gelas, dinginkan sebentar kemudian remas dan saring. Anda dapat segera meminumnya selagi hangat. Lakukan cara ini 2 kali sehari hingga kadar gula darah anda mengalami penurunan secara efektif.

  1. Daun kemangi

Daun kemangi memiliki kandungan yang dapat memproses sekresi insulin pada tubuh,sehingga kadar gula darah anda memiliki tekanan yang normal. Cara mengobati diabetes melitus secara alami menggunakan daun kemangi sangatlah mudah dengan mengolahnya menjadi sambal atau lalapan, namun anda juga harus memperhatikan kebersihan daun kemangi sebelum anda mengkonsumsinya.

  1. Ginseng

Gingseng dapat mengobati diabetes melitus secara alami. Ginseng mempunyai manfaat penuh bagi kesehatan manusia. Ginseng berguna untuk kekebalan tubuh, menurunkan kadar kolesterol jahat LDL, melancarkan peredaran darah dan ternyata dapat membantu mengobati penyakit diabetes secara alami dan aman.

  1. Fenugreek atau klabet

Anda merasa asing dengan tanaman tersebut? tentu, karena tanaman ini bukan berasal dari negara kita, fenugreek adalah tanaman yang berasal dari India yakni bumbu dapur yang difungsikan untuk menambah cita rasa masakan. Selain digunakan sebagai bumbu masakan ternyata klabet juga dapat mengontrol kadar glukosa darah dan sudah terbukti secara ampuh untuk mengobati diabetes melitus secara alami. Jika anda ingin menuruunkan kadar diabetes anda, anda dapat segera mengkonsumsinya.

  1. Lidah buaya

Selain sudah dikenal untuk menyuburkan dan menghitamkan rambut, lidah buaya juga dapat berkhasiat untuk mengobati diabetes melitus secara alami. Pasalnya lidah buaya memiliki kandungan getah bening yang dapat berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Lidah buaya jugabanyak digunakan oleh para ahli dibidang farmatologi sebagai bahan untuk membuat obat-obatan herbal.

  1. Bawang putih

Pare juga merupakan salah satu jenis tumbuhanPara peneliti ilmiah telah membuktikan bahwa bawang putih memiliki kandungan yang sangat ampuh untuk menurunkan kadar gula darah yang terlalu tinggi, kandungannya juga dapat memperbaiki sel-sel pada pankreas sehingga dapat merangsang pankreas untuk memproduksi insulin dalam tubuh.

  1. Pare

Pare dapat mengobati diabetes melitus secara alami. Pare ini berkhasiat untuk memperbaiki sel beta pankreas cara mengobati diabetes melitus secara alami dengan pare yaitu 200 g pare di jus dan minum airnya jangan terlalu sering meminumnya karena kalau terlalu sering minum jus pare bisa menyebabkan diare.

Untuk cara mengobati diabetes melitus secara alami setidaknya diperlukan waktu dalam penyembuhannya karena tergantung dengan metabolisme tubuh serta berat ringannya keluhan. Dan lebih bagus lagi sebagai perlindungan dan pencegahan Penyakit Diabetes sebaiknya Super Lutein (S-Lutena) dikonsumsi sebagai suplemen harian. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein ini mempunyai andil dalam kesehatan tubuh secara menyeluruh. Super Lutein (S-Lutena) adalah obat herbal yang 100% herbal organik yang cara kerjanya memperbaiki metabolisme tubuh terlebih dahulu. Penyembuhan super lutein secara bertahap dan pasti.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Penyakit Keturunan

Diabetes Melitus Penyakit Keturunan

 

Diabetes Melitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi.

Diabetes Melitus Penyakit Keturunan

Diabetes Melitus Penyakit Keturunan

Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit diabetes melitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Gejala Diabetes Melitus

Gangguan metabolisme karbohidrat ini menyebabkan tubuh kekurangan energi, itu sebabnya penderita diabetes melitus umumnya terlihat lemah, lemas dan tidak bugar. Adapun gejala umum yang dirasakan oleh penderita diabetes melitus adalah:

  • Banyak kencing terutama pada malam hari
  • Gampang haus dan banyak minum
  • Mudah lapar dan banyak makan
  • Mudah lelah dan sering mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Sering pusing dan mual
  • Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  • Berat badan menurun terus
  • Sering kesemutan dan gatal – gatal pada tangan dan kaki

Apakah diabetes melitus merupakan penyakit keturunan ?

Seseorang yang memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes melitus , dapat beresiko lebih tinggi untuk terkena diabetes penyakit keterunan, baik itu diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Namun tak semua anak yang memiliki orangtua dengan diabetes melitus, akan mengembangkan penyakit yang sama dikemudian hari. Hal ini sangat tergantung pada faktor lain yang tak kalah penting yaitu faktor lingkungan serta kebiasaan gaya hidup yang kita jalani.

Meskipun seseorang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes melitus, akan tetapi ia bisa menerapkan pola hidup yang dapat mencegah perkembangan penyakit ini. Maka kemungkinan besar orang tersebut tidak akan mengalami diabetes. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah:

  1. Berat badan

Diabetes dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas). Untuk itu, sebaiknya orang-orang yang beresiko terkena penyakit membahayakan ini selalu menjaga berat badannya agar tetap ideal.  Hal ini dapat dilakukan dengan olah raga secara rutin, maupun mengkonsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, maupun biji-bijian.

  1. Pola makan

Faktor ini juga sangat berpengaruh pada besarnya resiko penyebab diabetes penyakit keturunan. Dimana seseorang yang rajin mengkonsumsi makanan maupun minuman yang terlalu manis, mengandung banyak lemak, serta kolesterol dapat beresiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes.

  1. Istirahat

Seseorang yang memiliki frekuensi dan kualitas istirahat yang buruk juga dapat mengembangkan resiko timbulnya diabetes. Hal ini disebabkan oleh kurangnya istirahat dapat mempengaruhi atau meningkatkan nafsu makan seseorang, sehingga pada akhirnya dapat menimbulkan bahaya obesitas.

  1. Stress

Stress yang berlebihan akan menimbulkan dampak terjadinya obesitas maupun tekanan darah tinggi (hipertensi) yang memicu peningkatan resiko diabetes penyakit keturunan. Dengan mendapatkan istirahat yang cukup, berolahraga, maupun melakukan refresing dapat membantu terhindar dari gangguan stress.

  1. Gerakan fisik

Seseorang yang kurang gerak dapat meningkatkan resiko terkena gangguan diabetes melitus. Karena kurang gerak dapat menyebabkan terjadinya obesitas, maupun tidak lancarnya peredaran darah dalam tubuh yang pada akhirnya dapat memicu stress maupun hipertensi. Untuk itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk meluangkan waktu disela-sela kesibukan untuk melakukan latihan (olah raga) seperti aerobik, senam, jogging, berenang, maupun olah raga lainnya yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan jumlah maupun aktivitas insulin dalam tubuh.

Untuk mengobati dan mencegah diabetes melitus, dapat diobati dan dicegah dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Sudah banyak orang yang membuktikan khasiat dari S.Lutena. Jadi tunggu apalagi ?! Kini Giliran ANDA !! Segera pesan S.Lutena TERMURAH agar tidak kehabisan stock !!

S.Lutena sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Diabetes Melitus Penyakit Keturunan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

 

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil, Diabetes pada masa kehamilan atau sering disebut Diabetes Mellitus Gestasional, kondisi ini dapat dilihat adalah ketika berkemih terdapat semut hitam yang menggelilingi air seni. Diabetes mellitus merupakan kelainan metabolisme yang kronis dan terjadi karena defisiensi insulin atau resistensi insulin.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Penyakit diabetes yang terjadi pada ibu-ibu yang sedang hamil. Gejala utama dari kelainan ini pada prinsipnya sama dengan gejala utama pada penyakit diabetes umumnya yaitu sering buang air kecil (polyuri), selalu merasa haus (polydipsi), dan sering merasa lapar (polyfagi).

Yang membedakan adalah keadaan pasien saat ini sedang hamil. Sayangnya penemuan kasus kasus diabetes gestasional sebagian besar karena kebetulan sebab pasien tidak akan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya selain kehamilan, dan gejala sering kencing dan banyak makan juga biasa terjadi pada kehamilan normal.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Dalam kebanyakan kasus, gestational diabetes umumnya asimtomatik jadi seringkali gejala diabetes pada ibu hamil yang muncul diabaikan. Tapi ada beberapa gejala diabetes pada ibu hamil ini yaitu :

  1. Gula Darah Tinggi

Karena seorang wanita mungkin tidak memiliki gejala diabetes gestational dan gejala dapat meniru gejala kehamilan rutin, skrining untuk kondisi ini adalah bagian dari perawatan prenatal selama-perempuan berisiko antara  24 sampai 28 minggu kehamilan. Dokter awalnya akan meminta tes darah yang disebut tes kandungan glukosa. Jika tes kandungan glukosa menunjukkan tingkat gula darah tinggi, dokter Anda mungkin meminta tes toleransi glukosa untuk mengkonfirmasi diagnosis gejala diabetes pada ibu hamil. Kedua tes melibatkan minum larutan glukosa manis dan darah diambil setelah jumlah waktu yang ditentukan.

  1. Peningkatan Nafsu Makan

Sebuah nafsu makan meningkat dapat menunjukkan gejala diabetes gestasional, tetapi meskipun gejala ini, seorang wanita hamil juga bisa menurunkan berat badan. Tubuh merespon tingginya tingkat insulin dalam darah dengan memproduksi dan melepaskan lebih banyak insulin. Salah satu fungsi insulin adalah untuk merangsang nafsu makan, yang berarti bahwa tingginya insulin mengarah ke peningkatan rasa lapar.

Jika sel-sel tidak dapat menggunakan insulin, tingkat glukosa dalam darah akan terus membangun, sehingga tubuh memecah otot dan cadangan lemak sebagai cara untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk sel. Wanita hamil dapat menurunkan berat badan dengan lebih banyak bergarak,dan rajin olah raga khusus wanita hamil, karena tindakan ini menyebabkan tubuh menggunakan lebih banyak energi.

  1. Rasa Haus Dan Kencing Berlebihan

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil, Seorang wanita hamil dengan gejala diabetes pada ibu hamil mungkin memiliki rasa haus meningkat karena tubuh sangat membutuhkan cairan untuk membantu mengencerkan kelebihan glukosa dalam darah. Tubuh juga bergerak dari jaringan tubuh membutuhkan cairan untuk membantu mengencerkan darah, gejala diabetes pada ibu hamil.

Sebagai contoh, tubuh dapat menarik cairan dari lensa mata. Tindakan ini dapat mempengaruhi cara fokus mata, yang menyebabkan penglihatan kabur. Asupan cairan yang meningkat menyebabkan wanita hamil kelebihan banyak urin, yang berbeda dengan kehamilan normal pada umumnya. Tes diagnostik di kantor dokter dapat mengungkapkan jumlah tinggi glukosa dalam urin.

  1. Infeksi

Karena diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, wanita hamil mungkin sering mengalami infeksi.Ini terjadi di daerah-daerah seperti vagina, kandung kemih dan kulit. Sel darah putih mempertahankan tubuh terhadap bakteri, tetapi sel-sel ini tidak dapat berfungsi normal ketika seseorang memiliki gula darah tinggi. Seorang wanita dengan gejala diabetes pada ibu hamil mungkin juga mengeluhkan infeksi jamur pada vagina atau pada kulit.

Sel-sel ragi biasanya hadir di daerah vagina dalam jumlah kecil. Sekresi vagina dan urin mengandung glukosa lebih ketika seorang wanita memiliki gejala diabetes pada ibu hamil. Sel-sel ragi menggunakan glukosa sebagai makanan, yang menyebabkan sel untuk berkembang biak. Dengan sistem kekebalan tubuh terganggu oleh tingginya tingkat glukosa dalam darah, peningkatan sel ragi berubah menjadi infeksi jamur.

Mengobati Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Untuk mengobati dan mencegah gejala diabetes pada ibu hamil, dapat diobati dan dicegah dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan Diabetes Melitus

 

Pencegahan Diabetes Melitus, Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol.

Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan Diabetes Melitus

Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah.

Pencegahan Diabetes Melitus

Pencegahan merupakan upaya yang sangat baik untuk dilakukan dari pada  mengobati. Salah satunya adalah cara pencegahan penyakit diabetes melitus. Jika Anda telah diketahui seseorang yang memiliki resiko terkena penyakit diabetes maka mulailah dari sekarang untuk Anda melakukan pencegahan sebelum Anda harus melakukan pengobatan untuk melawan penyakit diabetes melitus tersebut. Salah satu solusi bagi penderita penyakit diabetes yaitu melakukan pencegahan diabetes melitus sebagai berikut :

  1. Kurangi minuman manis

Pencegahan diabetes melitus dengan mengurangi minum manis. Minuman yang mengandung zat pemanis adalah sumber gula yang tak terlihat, yang bisa membuat gula darah dalam tubuh meningkat, sehingga dampak dan resiko terkena diabetes akan semakin besar jika Anda sering meminum minuman ini.

  1. Kurangi atau hindari mengkonsumsi kopi

Pencegahan diabetes melitus juga dapat dilakukan dengan menghindari minum kopi. Minum kopi juga ada manfaatnya untuk tubuh kita, tapi jika diminum terlalu berlebihan apalagi menggunakan tambahan gula yang banyak dapat memicu meningkatkan gula darah di dalam tubuh. Bagi anda yang menderita diabetes, sangat dianjurkan untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi.

  1. Pertahankan berat badan yang sehat

Pencegahan diabetes melitus dengan menjaga berat badan. Sebagian besar orang yang didiagnosis diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes basah.

  1. Istirahat Yang cukup

Cukup tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh Anda. selain untuk menjaga kebugaran tubuh, tidur selama 6 jam pada malam hari bisa membantu pencegahan diabetes melitus, sebab jika Anda kurang istirahat akan membuat hormon kortisol di dalam tubuh semakin meningkat, sehingga insulin semakin meningkat dan gula dara menjadi tidak seimbang.

  1. Mengkonsumsi buah dan sayuran

Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah, karena sayuran memiliki nutrisi yang lengkap untuk tubuh, serta sangat berkhasiat untuk menurunkan dan pencegahan diabetes melitus atau gula darah.

  1. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula

Pencegahan diabetes melitus dengan diet seimbang. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

  1. Rajin berolah raga

Pencegahan diabetes melitus dengan berolahraga. Olah raga merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh kita, dengan olah raga berat badan Anda akan tetap stabil selain itu olah raga juga mampu menurunkan kadar gula di dalam darah serta dapat membuat insulin lebih sensitivitas. Karena salah satu faktor penyebab munculnya diabetes juga karena kegemukan badan. Jadi berolah raga minimal 20 menit sekali dalam sehari untuk menjaga gula darah tetap normal.

  1. Jauhi stres berlebihan

Kadar gula darah juga bisa meningkat jika Anda sedang stres berlebihan. Hindarilah stres berlebihan dengan cara refreshing ke tempat wisata, atau melakukan latihan pernafasan untuk menghilangkan stres untuk pencegahan diabetes melitus.

  1. Lakukan pemeriksaan kesehatan

Pencegahan diabetes melitus dengan memeriksakan gula darah. Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.

Selain cara pencegahan diabetes melitus secara alami diatas, untuk mengobati diabetes secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Pencegahan Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami

 

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami, Penyakit Diabetes mellitus atau kencing manis terjadi karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otot dan jaringan.

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami

Jika anda memiliki penyakit diabetes tipe apapun, itu berarti anda memiliki terlalu banyak glukosa. Terlalu banyak glukosa dalam darah akan menyebabkan masalah yang serius. Penyakit diabetes kronis terdiri dari penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2. Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu dari jenis penyakit yang sangat berbahaya jika tidak segera diobati.

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara menyembuhkan diabetes yang banyak digunakan saat ini adalah dengan atau menggunakan makanan yang baik untuk menyembuhkan diabetes secara alami matpun dengan menggunakan tanaman-tanaman tradisional.

Berikut ini merupakan beberapa makanan yang baik dalam menyembuhkan diabetes secara alami, diantaranya yaitu ;

  1. Kacang-kacangan

Menurut dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyebutkan bahwa, mengkonsumsi kacang-kacangan mampu mempercepat masa penyembuhan diabetes secara signifikan. Selain itu, mengkonsumsi kacang kacangan juga dapat mencegah penyakit jantung. Jenis kacang yang baik untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes yaitu kacang mete, almond dan kacang kenari.

  1. Polong-polongan

Jenis makanan ini juga sangat baik untuk dikonsumsi penderita diabetes, ini dikarenakan mengkonsumsi polong-polongan dapat membantu dalam mengontrol kadar gula dalam darah dan mempercepat masa penyembuhan. Hal ini dikarenakan polong-polongan memiliki kandungan yang kaya akan karbohidrat, protein tanpa lemak dan juga serat larut. Makanan tersebut terdiri dari kacang polong, kacang kedelai, kacang merah, lentil dan kacang hijau.

  1. Oatmeal

Makanan lain yang dapat membantu menyembuhkan diabetes yaitu oatmeal, makanan ini mampu mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan beta-glukan yang terbukti efektif dalam mencegah dan mengobati penderita diabetes. Selain itu, oatmeal memiliki sarat larut yang dapat memperlambat proses penyerapan glukosa dari makanan yang ada dalam perut.

  1. Sayuran Hijau

Mengkonsumsi sayuran hijau sangat disarankan bagi mereka yang menderita diabetes, ini dikarenakan sayuran hijau mampu mengontrol kadar gula dalam darah dan juga menurunkan resiko terkena diabetes tipe 2. Jenis sayuran yang dapat dikonsumsi untuk menyembuhkan diabetes yaitu seperti brokoli, bayam, kubis, sawi, kale dan juga salada. Jenis sayuran tersebut rendah kalori dan karbohidrat, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi secara rutin oleh para penderita penyakit diabetes.

  1. Buah Jeruk

Menurut dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa seseorang yang menderita penyakit diabetes, cenderung memiliki kadar vitamin C yang sangat rendah di dalam tubuhnya. Maka dari itu, mengkonsumsi buah jeruk dapat dijadikan sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dan menjadi salah satu cara untuk menyembuhkan diabetes secara alami.

  1. Putih Telur

Mengkonsumsi putih telur sangat baik untuk dikonsumsi, karena kandunga proteinnya yang sangat tinggi dan rendah akan kandungan karbohidrat, sehingga dapat membantu dalam mencegah dan mengatasi penyakit yang dideritanya.

  1. Yoghurt Rendah Lemak

Mengkonsumsi yoghurt rendah lemak dan gula setiap hari juga dapat membantu dalam mencegah dan mengontrol kenaikan kadar gula dalam darah, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi bagi mereka yang menderita penyakit diabetes untuk menyembuhkan diabetes secara alami.

Selain cara menyembuhkan diabetes secara alami diatas, untuk menyembuhkan diabetes secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Menyembuhkan Diabetes Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Gestasional

Penyebab Diabetes Gestasional

 

Penyebab Diabetes Gestasional, Diabetes Gestasional (atau Diabetes Melitus Gestasional/GDM) adalah salah satu sub-tipe dari diabetes melitus, di mana perempuan yang tak pernah didiagnosis diabetes sebelumnya namun menunjukkan kadar glukosa darah yang tinggi selama kehamilan. Diabetes gestaional merupakan diabetes melitus yang terjadi hanya selama kehamilan dan pulih setelah melahirkan.

Penyebab Diabetes Gestasional

Penyebab Diabetes Gestasional

Pada wanita hamil, khususnya pada usia kandungan di atas 6 bulan, tingkat glukosa dalam darah akan meningkat melebihi batas normal. Sebagian orang bahkan beranggapan bahwa situasi ini alamiah dialami oleh wanita hamil.

Gejala Diabetes Gestasional

Biasanya diabetes gestasional tidak menunjukkan gejala sama sekali. Jika memang ada, maka gejala tersebut sangat ringan dan sering dihubungkan dengan situasi alamiah selama kehamilan. Level gula darah/glukosa pun akan kembali normal setelah melahirkan.

Gejala yang mungkin timbul adalah:

  • Pandangan kabur
  • Kelelahan
  • Sering mengalami infeksi pada daerah luka, kulit dan juga vagina
  • Sering buang air kecil
  • Mual hingga muntah
  • Merasa kehausan
  • Berat badan menurun, walaupun nafsu makan meningka

Penyebab Diabetes Gestasional

Pada saat seorang wanita hamil, perubahan hormon-hormon dalam tubuhnya membuat kerja insulin menjadi tidak efektif. Karena kerja insulin membantu penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh tidak efektif, akibatnya jumlah glukosa dalam darah meningkat dan penyebab diabetes gestasional lainnya adalah :

  1. Kerusakan Pada Sel Pankreas

Penyebab diabetes gestasional karena kerusakan pada sel pankreas. Infeksi mikroorganisme dan virus pada pangkreas juga dapat menyebabkan radang pankreas yang otomatis akan menyebabkan fungsi pankreas turun sehingga tidak ada sekresi hormon-hormon untuk proses metabolisme yubuh termasuk insulin. Penyakit seperti kolesterol tinggi dan displidemia dapat meningkatkan risiko terkena diabetes militus. Penyebab Diabetes Gestasional

  1. Pola Makan

Penyebab diabetes gestasional  karena pola makan yang buruk. Mengkonsumsi makanan yang berlebihan yang berarti jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh jumlahnya berlebih. Apabila konsumsi makanan yang berlebihan tidak diimbangi oleh sekresi insulin dalam jumlah yang cukup akan menyeababkan kadar gula dalam darah meningkat.

  1. Kegemukan

Sebenarnya DM bisa menjadi penyebab dan akibat. Sebagai penyebab dibetes gestasional, obesitas menyebabkan sel beta ( yang mengsekresi insulin dalam darah) pankreas penghasil insulin hipertropi yang pada gilirannya akan kelelahan dan jebol sehingga insulin menjadi berkurang produksinya. Sebagai akibat pengguna insulin sebagai terapi diabetes melitus belebihan menyebabkan penimbunan lemak subkutan yang berlebian pula.

  1. Bahan Kimia Dan Obat-Obatan

Penyebab diabetes gestasional karena bahan kimia dan obat-obatan. Bahan kimia tertentu dapat mengiritasi pakreas sehingga menyebabkan radang pankreas. Peradangan pada pankreas menyebaban pankreas tidak berfungsi secara optimal dalam mensekresikan hormon yang diperlukan untuk metabolisme tubuh, termasuk hormon insulin.

  1. Mengkonsumsi Karbohidrat Berlebihan

Penyebab diabetes gestasional karena karbohidrat yang berlebihan. Tingginya konsumsi karbohidrat menyebabkan konsentrasi glukosa dalam darah meningkat. Jika jumlah insulin yang diproduksi tidak disekresikan oleh sel-sel beta (yang mengsekresi insulin dalam darah) pankreas akibat beberapa gangguan dalam tubuh, glukosa darah tidak diubah menjadi energi dan tidak dapat diubah dalam bentuk glikogen. Hal ini menyebabkan kadar glukosa dalam darah tinggi, (melewati batas kesanggupan ginjal untuk menyaring glukosa karena konsentrasinya terlalu tinggi), glukosa akan dikeluarkan melalui urin sehingga terjadi glukosaria (glukosa dalam urin = kencing manis)

  1. Faktor Keturunan

Penyebab diabetes gestasional karena faktor genetis. Diabetes melitus dapat diwariskan dari orang tua kepada anak. Gen penyebab diabetes melitus akan dibawa oleh anak jika orang tuanya menderita diabetes melitus. Pewaris gen ini dapat sampai ke cucunya bahkan cicit walaupun resikonya kecil. Secara klinis, penyakit DM awalnya didominasi oleh resistensi insulin yang disertai defect fungsi sekresi. Tetapi, pada tahap yang lebih lanjut hal itu didominasi defect fungsi sekresi yang disertai dengan resistensi insulin. Kaitannya dengan mutasi DNA mitokondria yaitu karena proses produksi hormon insulin sangat erat kaitannya dengan mekanisme proses oxidative phosphorylation (OXPHOS) di dalam penkreas. Penyebab Diabetes Gestasional

  1. Faktor Stres Dan Merokok

Penyebab diabetes gestasional karena stres dan merokok. Ketika dalam keadaan stres, hormon-hormon stres ditubuh akan meningkat hal ini juga akan memicu naiknya kadar gula di dalam darah. Sedangkan merokok dapat memperberat gangguan sirkulasi darah di daerah ujung-ujung tubuh misalnya jari kaki, sehingga denga merokok dapat mempercepat proses pembentukan gangren.

Itu beberapa faktor penyebab diabetes gestasional. Diabetes Gestasional memang mengkhawatirkan dan perlu ditanggapi dengan serius, tetapi bersama dengan dokter Anda dan ahli diet, Anda dapat mengontrol gula darah Anda dan memiliki kehamilan yang sehat.

Penyebab Diabetes Gestasional

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Diabetes Melitus

Faktor Penyebab Diabetes Melitus

 

Faktor Penyebab Diabetes Melitus, Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemi, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik yang disebabkan oleh kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes Mellitus juga sering disebut sebagai The great imitator karena penyakit ini dapat mengenai semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai macam keluhan dan gejala yang sangat bervariasi.

Faktor Penyebab Diabetes Melitus

Faktor Penyebab Diabetes Melitus

Diabetes Mellitus timbul secara perlahan-lahan dan tidak menimbulkan gejala klinis yang berarti sehingga penderita tidak menyadari akan adanya perubahan seperti rasa haus terus-menerus, sering buang air kecil, sering merasa lapar ataupun berat bada memutuskan memeriksakan diri ke dokter dan diperiksa gula darahnya dan akhirnya divonis menderita diabetes.

Faktor Penyebab Diabetes Melitus

Ada beberapa faktor penyebab diabetes melitus yang harus mendapatkan perhatian serius untuk Anda bisa terhindar dari penyakit yang bisa dibilang sangat mematikan ini. Keberadan beberapa faktor penyebab diabetes melitus di bawah ini pada diri Anda, akan menjadikan Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk Anda terserang penyakit yang dikenal penyakit KENCING MANIS ini. Berikut beberapa faktor penyebab diabetes melitus pada umumnya adalah :

  1. Banyak Konsumsi Karbohidrat Sederhana

Salah satu faktor penyebab diabetes melitus adalah banyak mengkonsumsi karbohidrat. Makanan & minuman seperti sirup, air bersoda, roti dan cake memang sulit dihindari rasanya yang enak dan manis cenderung membuat kita untuk mengkonsumsinya lebih banyak. Padahal kita tidak tahu berapa banyak takaran gula yang terkandung di dalam makanan dan minuman tersebut. Karbohidrat sederhana itulah yang bisa membuat simpanan gula darah dalam tubuh kita berlebih.

  1. Faktor Genetika

Pengaruh genetika atau keturunan adalah salah satu faktor penyebab diabetes melitus, jika Anda memiliki orang tua yang menderita penyakit Diabetes mellitus sebaiknya anda mulai menjaga kesehatan anda segera checkup pada dokter. Jika memang anda sudah terdeteksi menderita penyakit diabetes melitus, anda harus segera rubah pola makan dan pola hidup anda menjadi lebih sehat. Atur makanan anda, jangan makan sembarangan dan biasakan olahraga dan juga sering cek ke dokter.

  1. Obesitas

Penyebab diabetes melitus karena kelebihan berat badan. Hati – hati untuk anda yang memiliki berat badan lebih, jika anda terkena obesitas anda juga semakin mudah terserang penyakit diabetes mellitus. Kurangi berat badan anda dan mulai hidup sehat dengan makan yang sehat dan olahraga yang teratur, faktor penyebab diabetes melitus.

  1. Kebiasaan Merokok

Faktor penyebab diabetes melitus adalah kebiasaan merokok. Biasanya orang hanya tahu merokok hanya dapat membahayakan jantung, paru-paru, kehamilan dll. Namun, tanpa kamu sadari, merokok juga bisa merusak organ pankreas dan hati kamu. Padahal hormon insulin yang berkaitan langsung dengan diabetes ini diproduksi langsung di dalam kelenjar pancreas.

  1. Kurangnya Aktivitas Fisik

Gaya hidup pasif seperti kebiasaan duduk terlalu lama di depan televisi, komputer, memilih naik lift daripada naik tangga, dan jarang berolahraga bisa memicu timbulnya diabetes, faktor penyebab diabetes melitus. Karena semakin sedikit bergerak, semakin sedikit pula kalori tubuh kita yang terbakar. Penelitian di Harvard  AS membuktikan jika kebiasaan menghabiskan banyak waktu di depan tv punya risiko menderita diabetes hingga 14 persen.

  1. Kurang Tidur

Gaya hidup seperti pola & kualitas tidur yang tidak baik juga bisa memicu timbulnya diabetes, faktor penyebab diabetes melitus. Penelitian menunjukkan, kurang tidur akan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memetabolisme gula dengan benar, karena menurunkan kadar insulin dalam tubuh kita, faktor penyebab diabetes melitus.

  1. Stress atau depresi

Faktor penyebab diabetes mellitus tidak hanya disebabkan karena makanan gula saja. Faktor psikologis seperti stress pun menjadi salah satu penyebab diabetes melitus. Penelitian dari Harvard School of Public Health pun menyebutkan bahwa wanita yang depresi, presentase untuk terkena diabetes adalah 17 %.

Untuk mengobati dan mencegah faktor penyebab diabetes melitus, Anda bisa mencegah ciri ciri diabetes dan mengobati nya dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Faktor Penyebab Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

 

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan, Diabetes Melitus adalah kelainan metabolisme karbohidrat, di mana glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik, sehingga menyebabkan keadaan hiperglikemia. DM merupakan kelainan endokrin yang terbanyak dijumpai. Diabetes Melitus dalam kehamilan (Diabetes Melitus Gestational – DMG) adalah kehamilan normal yang disertai dengan peningkatan insulin resistance (ibu hamil gagal mempertahankan euglycemia). Pada golongan ini, kondisi diabetes dialami sementara selama masa kehamilan. Artinya kondisi diabetes atau intoleransi glukosa pertama kali didapati selama masa kehamilan, biasanya pada trimester kedua atau ketiga.

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Diabetes melitus tipe ini disebabkan karena insulin tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Hormon kehamilan dapat menghalangi insulin untuk menjalankan fungsinya. Akibatnya level gula darah/glukosa dalam tubuh menjadi tinggi. Penyebabnya mirip dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Oleh karena itu, diabetes gestasional merupakan sub-tipe dari tipe 2.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menjadikan seseorang rentan terhadap diabetes melitus dalam kehamilan :

  • Memiliki sejarah keluarga yang mengidap diabetes
  • Berusia di atas 25 tahun saat hamil
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki berat badan tinggi sebelum hamil
  • Pernah melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4000g (makrosomia) sebelumnya

Gejala Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Berikut beberapa gejala diabetes melitus dalam kehamilan, antara lain :

  • Sering kencing pada malam hari ( polyuria )
  • Selalu merasa haus ( polydipsia)
  • Selalu merasa lapar ( polyfagia )
  • Selau mersa lelah atau kekurangan enrgi
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Hyperglaisimia ( peningkatan abnormal kandungan gula dalam darah )
  • Glaikosuria ( glukosa dalam urine )
  • Mata kabur
  • Pruritus vulva.
  • BB menurun
  • Gula darah 2 jam pp > 200 mg/dl.
  • Gula darah sewaktu > 200 mg/dl
  • Gula darah puasa > 126 mg/dl.

Meskipun diabetes melitus dalam kehamilan bersifat sementara, bila tidak ditangani dengan baik dapat membahayakan kesehatan janin maupun sang ibu. Resiko yang dapat dialami oleh bayi meliputi makrosomia (berat bayi yang tinggi/diatas normal), penyakit jantung bawaan dan kelainan sistem saraf pusat, dan cacat otot rangka. Peningkatan hormon insulin janin dapat menghambat produksi surfaktan janin dan mengakibatkan sindrom gangguan pernapasan. Hyperbilirubinemia dapat terjadi akibat kerusakan sel darah merah. Pada kasus yang parah, kematian sebelum kelahiran dapat terjadi, paling umum terjadi sebagai akibat dari perfusi plasenta yang buruk karena kerusakan vaskular.

Ibu hamil penderita diabetes melitus memang cukup berisiko dalam kehamilannya, sehingga harus benar-benar menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan tersebut harus rutin dilakukan untuk mengontrol stabilnya gula darah dalam tubuh selama kehamilan. Karena, diabetes melitus dalam kehamilan biasanya gula darahnya akan sulit terkontrol. Jika gula darah pada ibu hamil tidak terkontrol, yakni gula darah tinggi maupun rendah, bisa berdampak buruk pada ibu maupun janin yang dikandungnya.

Diabetes melitus dalam kehamilan biasanya cenderung mengalami infeksi, yakni infeksi vaginal, infeksi saluran kemih, dan infeksi nifas. Dalam buku ini juga disebutkan bahwa kehamilan dengan diabetes cenderung lambat dalam penyembuhan luka, selanjutnya 25% kehamilan dengan diabetes akan mengalami pre-eklampsia. Di masa kehamilan pula, wanita hamil yang memiliki riwayat diabetes, namun memiliki kondisi yang baik dengan gula darah terkendali, bisa menjadi diabetes yang tidak terkendali di masa kehamilan. Begitu pula dengan diabetes melitus dalam kehamilan yang dapat menjadi diabet berat dan sulit dikendalikan di masa kehamilan.

Selain itu, diabetes melitus dalam kehamilan cenderung memiliki cairan amnion yang berlebihan (hidramnion) dan juga risiko kehamilan prematur. Sementara itu, pengaruh diabetes gestasional pada ibu hamil pada janin dengan kondisi yang tidak terkontrol, dapat menimbulkan hiperglikemia pada janin. Hiperglikemia pada janin akan meningkatkan sekresi insulin fetal yang bisa memicu tumbuhnya janin lebih besar atau abnormal. Tentu bayi dengan pertumbuhan abnormal ini akan memperbesar risiko sulit dilahirkan dan bisa pula mengalami cidera saat dilahirkan nanti.

Jaga kesehatan saat hamil sebaiknya seperti yang dijelaskan di atas supaya gula darah anda bisa dikendalikan dan terhindar dari berbagai komplikasi kehamilan. Sekian artikel diabetes melitus dalam kehamilan Semoga bermanfaat.

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Diabetes Mellitus Sejak Dini

Mencegah Diabetes Mellitus Sejak Dini

 

Mencegah Diabetes Mellitus, Dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli kedokteran, dikemukan teori baru yang menyatakan bahwa penyakit diabetes mellitus tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan (genetik), tetapi juga dipengaruhi oleh bebeapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan.

Mencegah Diabetes Mellitus Sejak Dini

Mencegah Diabetes Mellitus Sejak Dini

Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseorang, yaitu antara lain makan yang berlebihan/kegemukan, kurang gerak atau jarang berolahraga dan kehamilan.

Salah satu solusi bagi penderita penyakit diabetes yaitu mencegah diabetes mellitus sebagai berikut :

  1. Kurangi minuman manis

Mencegah diabetes mellitus dengan mengurangi minum manis. Minuman yang mengandung zat pemanis adalah sumber gula yang tak terlihat, yang bisa membuat gula darah dalam tubuh meningkat, sehingga dampak dan resiko terkena diabetes akan semakin besar jika Anda sering meminum minuman ini.

  1. Kurangi atau hindari menkonsumsi kopi

Minum kopi juga ada manfaatnya untuk tubuh kita, tapi jika diminum terlalu berlebihan apalagi menggunakan tambahan gula yang banyak dapat memicu meningkatkan gula darah di dalam tubuh. Bagi anda yang menderita diabetes, sangat dianjurkan untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi, mencegah diabetes mellitus.

  1. Pertahankan berat badan yang sehat

Mencegah diabetes mellitus dengan menjaga berat badan. Sebagian besar orang yang didiagnosis diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes basah.

  1. Istirahat Yang cukup

Cukup tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh Anda. selain untuk menjaga kebugaran tubuh, tidur selama 6 jam pada malam hari bisa membantu mencegah diabetes mellitus, sebab jika Anda kurang istirahat akan membuat hormon kortisol di dalam tubuh semakin meningkat, sehingga insulin semakin meningkat dan gula dara menjadi tidak seimbang.

  1. Mengkonsumsi buah dan sayuran

Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah, karena sayuran memiliki nutrisi yang lengkap untuk tubuh, serta sangat berkhasiat untuk menurunkan dan mencegah diabetes mellitus atau gula darah.

  1. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula

Mencegah diabetes mellitus dengan diet seimbang. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

  1. Rajin berolah raga

Mencegah diabetes mellitus dengan berolahraga. Olah raga merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh kita, dengan olah raga berat badan Anda akan tetap stabil selain itu olah raga juga mampu menurunkan kadar gula di dalam darah serta dapat membuat insulin lebih sensitivitas. Karena salah satu faktor penyebab munculnya diabetes juga karena kegemukan badan. jadi berolah raga minimal 20 menit sekali dalam sehari untuk menjaga gula darah tetap normal.

  1. Jauhi stres berlebihan

Kadar gula darah juga bisa meningkat jika Anda sedang stres berlebihan. Hindarilah stres berlebihan dengan cara refreshing ke tempat wisata, atau melakukan latihan pernafasan untuk menghilangkan stres untuk mencegah diabetes mellitus.

  1. Lakukan pemeriksaan kesehatan

Mencegah diabetes mellitus dengan memeriksakan gula darah. Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.

Selain cara mencegah diabetes mellitus secara alami diatas, untuk mengobati diabetes secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mencegah Diabetes Mellitus Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment