was successfully added to your cart.

Diabetes Melitus Dan Ciri-Cirinya

By January 5, 2016 Uncategorized

Diabetes Melitus Dan Ciri-Cirinya

 

Diabetes Melitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi.

Diabetes Melitus Dan Ciri-Cirinya

Diabetes Melitus Dan Ciri-Cirinya

Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit diabetes melitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Ciri-ciri orang terkena diabetes melitus atau gejala terkena penyakit diabetes melitus perlu kita kenali sejak dini sebagai langkah awal untuk melakukan pencegahan penyakit diabetes melitus. Apabila anda suka mengonsumsi makanan yang manis-manis, maka anda patut untuk mewaspadai gejala siabetes, karena siapapun itu diabetes bisa menyerang siapa saja. Dengan pengetahuan mengenai gejala penyakit diabetes melitus ini kita diharapkan untuk mampu melakukan pencegahan awal penyakit diabetes dengan baik sebelum mengalaminya.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri dari diabetes melitus :

  1. Rasa Lemas

Rasa lemas pada penderita diabetes melitus timbul akibat seringnya penderita buang air kecil. Hal ini karena gula yang dibuang bersama dengan urin seharusnya dicerna oleh sel dan diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Namun karena rusaknya sel beta pankreas dan/atau resistensi terhadap insulin, gula tidak dapat diserap oleh sel. Insulin dalam hal ini ibarat sebuah kunci bagi sel yang nantinya akan membantu penyerapan gula ke dalam sel. Dengan tidak terproduksinya insulin dan/atau adanya resistensi terhadap insulin, maka gula akan tetap berada dalam aliran darah karena gagal diserap oleh sel sehingga tubuh kekurangan nutrisi.

  1. Cepat Merasa Lapar

Penderita diabetes melitus cenderung merasa cepat lapar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya nutrisi akibat terbuangnya gula bersama dengan urin. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa gula seharusnya diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi dan cadangan makanan. Akibat terbuangnya gula bersama dengan urin maka tubuh tidak mendapat nutrisi yang dibutuhkannya. Otak sebagai pusat saraf kemudian menangkap pesan lapar yang dikirim tubuh sehingga penderita akan cepat sekali merasa lapar.

  1. Berat Badan Menurun

Penurunan berat badan terjadi karena gula yang dibuang bersama urin seharusnya diserap oleh sel karena nantinya akan diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Akibat terbuangnya gula bersama urin maka otomatis tubuh tidak mendapat suplai nutrisi yang seharusnya diterimanya sehingga terjadi penurunan berat badan penderita.

  1. Sering Buang Air Kecil (Poliuri)

Penderita diabetes melitus akan sering sekali buang air kecil, terutama di malam hari. Hal ini karena tubuh sedang berusaha menstabilkan kadar gula darah yang meningkat drastis dengan cara membuang kelebihan gula melalui urin. Dalam hal ini ginjallah yang bertugas menyaring gula dalam darah lalu membuangnya bersama dengan urin. Dengan tambahan tugas tersebut tugas ginjal bertambah berat. Pada suatu waktu jika hal ini terus menerus terjadi ginjal akan mengalami kerusakan.

Intinya kadar gula yang tinggi dapat memicu kerusakan organ vital lainnya. Inilah yang disebut dengan komplikasi akibat diabetes. Komplikasi diabetes sebenarnya dapat dicegah jika penderita diabetes melitus segera melakukan perubahan gaya hidup, perubahan pola makan dan penambahan aktifitas fisik ketika divonis menderita diabetes melitus.

  1. Cepat Haus

Kadar gula darah yang meningkat drastis memaksa tubuh untuk membuangnya lewat urin sehingga membuat penderita sering buang air kecil. Akibatnya penderita akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh sehingga penderita akan merasa cepat haus.

Apabila anda ingin mencegah diabetes melitus, langkah awal anda adalah menjaga pola hidup yang sehat. Beberapa kasus penyakit diabetes disebabkan oleh pola hidup yang kurang baik, misalnya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol. Anda juga perlu memperhatikan rutinitas olahraga anda, olahraga yang baik adalah olahraga yang dilakukan secara rutin untuk mencegah obesitas.

Bila anda sudah menderita diabetes melitus, anda bisa menggunakan perawatan insulin, yaitu atas izin dokter untuk melakukan suntik insulin. Suntik insulin ini berguna untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah. Anda juga bisa menggunakan obat herbal untuk mengatasi diabetes melitus.

Mencegah Dan Mengobati Diabetes Melitus  Dengan Suplemen Kesehatan S-Lutena

S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

Obat Penyakit DiabetesS.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena (Super Lutein) merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena (Super Lutein) juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Diabetes Melitus Dan Ciri-Cirinya

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)