was successfully added to your cart.

Diabetes Pada Ibu Hamil

By December 2, 2015 Uncategorized

Diabetes Pada Ibu Hamil

 

Diabetes, Saat hamil ada beberapa kondisi kesehatan tubuh yang perlu diperhatikan oleh calon ibu, salah satunya adalah Diabetes Gestasional atau diabetes pada ibu hamil. Kondisi menurunnya kemampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup atau kondisi tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan pankreas secara efektif saat hamil disebut diabetes gestasional. Kenapa ini bisa terjadi? Asal kita tahu, saat hamil, hormon dalam tubuh berubah layaknya roller coaster dan akhirnya bisa membuat sel-sel tubuh tidak bereaksi sebagaimana mestinya. Jadi kalau tadinya pankreas bekerja dengan baik, bukan tidak mungkin saat hamil si pankreas ‘ngambek’ jadi tidak dapat bekerja maksimal.

Diabetes Pada Ibu Hamil

Diabetes Pada Ibu Hamil

Risiko diabetes pada ibu hamil memang cukup tinggi. Kenali gejalanya sedini mungkin agar dapat diatasi dengan tepat dan tidak meninggalkan risiko pada janin Anda. Diabetes pada ibu hamil dapat didiagnosis dengan 2 pemeriksaan, yaitu gula darah puasa dan gula darah sewaktu (2 jam setelah makan). Batasan gula darah puasa 100 mg/dl, dan batasan gula darah sewaktu 140 mg/dl. Lebih dari itu digolongkan diabetes.

Diabetes pada ibu hamil muncul akibat dari kehamilan itu sendiri. Insulin yang diproduksi oleh tubuh ibu hamil harus dibagi dengan si calon bayi, sehingga jumlahnya tidak mencukupi untuk menetralkan kadar gula darah. Detailnya, perubahan hormonal yang terjadi pada kehamilan karena adanya peningkatan hormon yang dihasilkan oleh plasenta (laktogen plasental human, estrogen, progesteron, kortisol, dan prolaktin) akan menghambat kerja dari insulin. Padahal guna dari kerja insulin adalah untuk menurunkan kadar gula darah. Akibat tidak bekerjanya insulin, maka kadar gula darah akan meningkat sehingga terjadilah diabetes pada ibu hamil.

Untungnya kadar gula darah ibu hamil biasanya akan kembali normal dengan sendirinya setelah bersalin. Meski pada sebagian ibu hamil, kondisi ini bisa menetap hingga setelah melahirkan. Di Indonesia, kasus diabetes pada ibu hamil terjadi pada sekitar 1,9-3,6 % wanita hamil. Sekitar 40-60 % wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional berlanjut menjadi diabetes melitus atau gangguan toleransi glukosa.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Kenali gejalanya sedini mungkin agar dapat diatasi dengan tepat dan tidak meninggalkan risiko pada janin Anda. Diabetes pada ibu hamil dapat didiagnosis dengan 2 pemeriksaan, yaitu gula darah puasa dan gula darah sewaktu (2 jam setelah makan). Batasan gula darah puasa 100 mg/dl, dan batasan gula darah sewaktu 140 mg/dl. Lebih dari itu digolongkan diabetes.Kenali gejalanya sedini mungkin. Sehingga penanganan yang tepat bisa segera diberikan. Karena diabetes pada ibu hamil bisa berpengaruh terhadap janin.

Waspadai jika Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini:

  • Banyak kencing (poliuria).
  • Banyak minum (polidipsia).
  • Banyak makan (polifagia).
  • Berat badan turun drastis.

Keluhan yang sering dihubungkan dengan diabetes: sering bisulan, gatal-gatal di kulit dan kemaluan, keputihan, cepat lelah, sering mengantuk, kesemutan. Jika gejala-gejala tersebut ternyata memang Anda rasakan saat hamil, segera periksakan ke dokter.Mungkin saja anda terkena diabetes gestasional pada ibu hamil.

Ibu hamil penderita diabetes memang cukup berisiko dalam kehamilannya, sehingga harus benar-benar menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan tersebut harus rutin dilakukan untuk mengontrol stabilnya gula darah dalam tubuh selama kehamilan. Karena, pada ibu hamil yang menderita diabetes, biasanya gula darahnya akan sulit terkontrol. Jika gula darah pada ibu hamil tidak terkontrol, yakni gula darah tinggi maupun rendah, bisa berdampak buruk pada ibu maupun janin yang dikandungnya.

Diabetes pada ibu hamil biasanya cenderung mengalami infeksi, yakni infeksi vaginal, infeksi saluran kemih, dan infeksi nifas. Dalam buku ini juga disebutkan bahwa kehamilan dengan diabetes cenderung lambat dalam penyembuhan luka, selanjutnya 25% kehamilan dengan diabetes akan mengalami pre-eklampsia.Di masa kehamilan pula, wanita hamil yang memiliki riwayat diabetes, namun memiliki kondisi yang baik dengan gula darah terkendali, bisa menjadi diabetes yang tidak terkendali di masa kehamilan. Begitu pula dengan diabetes gestasional yang dapat menjadi diabet berat dan sulit dikendalikan di masa kehamilan. Jaga kesehatan calon ibu dan anak Anda dengan menjaga pola hidup sehat. Semoga bermanfaat.

Diabetes Pada Ibu Hamil

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)