was successfully added to your cart.

Gejala Diabetes Gestasional

By April 4, 2016 Uncategorized

Gejala Diabetes Gestasional

 

Gejala Diabetes Gestasional, Diabetes saat hamil dikenal dengan nama diabetes gestational, yaitu suatu kondisi yang mana menyebabkan kenaikan gula darah dan dapat mempengaruhi kehamilan serta kesehatan bayi yang dikandung.

Gejala Diabetes Gestasional

Gejala Diabetes Gestasional

Pada gestational diabetes biasanya gula darah akan kembali normal segera setelah ibu melahirkan. Tapi umumnya ia akan berisiko mengalami diabetes tipe 2 nantinya. Kondisi ini diyakini karena hormon yang dilepaskan oleh plasenta untuk pertumbuhan janin bisa menghalangi kerja dari insulin di dalam sel-sel tubuhnya. Hal ini menyebabkan terjadinya resistensi insulin, yaitu sel-sel dalam tubuh ibu hamil mengalami kesulitan untuk menggunakan insulin.

Akibatnya kondisi ini akan membuat kadar gula darah meningkat dan mempengaruhi produksi dari energi di dalam tubuh. Dalam kebanyakan kasus, gestational diabetes umumnya asimtomatik jadi seringkali gejala diabetes gestasional yang muncul diabaikan. Tapi ada beberapa gejala diabetes gestasional ini yaitu:

  1. Peningkatan Nafsu Makan

Sebuah nafsu makan meningkat dapat menunjukkan gejala diabetes gestasional, tetapi meskipun gejala ini, seorang wanita hamil juga bisa menurunkan berat badan. Tubuh merespon tingginya tingkat insulin dalam darah dengan memproduksi dan melepaskan lebih banyak insulin. Salah satu fungsi insulin adalah untuk merangsang nafsu makan, yang berarti bahwa tingginya insulin mengarah ke peningkatan rasa lapar. Jika sel-sel tidak dapat menggunakan insulin, tingkat glukosa dalam darah akan terus membangun, sehingga tubuh memecah otot dan cadangan lemak sebagai cara untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk sel. Wanita hamil dapat menurunkan berat badan dengan lebih banyak bergarak,dan rajin olah raga khusus wanita hamil, karena tindakan ini menyebabkan tubuh menggunakan lebih banyak energi.

  1. Rasa Haus Dan Kencing Berlebihan

Gejala Diabetes Gestasional, Seorang wanita hamil dengan gejala diabetes gestasional mungkin memiliki rasa haus meningkat karena tubuh sangat membutuhkan cairan untuk membantu mengencerkan kelebihan glukosa dalam darah. Tubuh juga bergerak dari jaringan tubuh membutuhkan cairan untuk membantu mengencerkan darah, gejala diabetes gestasional. Sebagai contoh, tubuh dapat menarik cairan dari lensa mata. Tindakan ini dapat mempengaruhi cara fokus mata, yang menyebabkan penglihatan kabur. Asupan cairan yang meningkat menyebabkan wanita hamil kelebihan banyak urin, yang berbeda dengan kehamilan normal pada umumnya. Tes diagnostik di kantor dokter dapat mengungkapkan jumlah tinggi glukosa dalam urin.

  1. Infeksi

Karena diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, wanita hamil mungkin sering mengalami infeksi.Ini terjadi di daerah-daerah seperti vagina, kandung kemih dan kulit. Sel darah putih mempertahankan tubuh terhadap bakteri, tetapi sel-sel ini tidak dapat berfungsi normal ketika seseorang memiliki gula darah tinggi. Seorang wanita dengan gejala diabetes gestasional mungkin juga mengeluhkan infeksi jamur pada vagina atau pada kulit. Sel-sel ragi biasanya hadir di daerah vagina dalam jumlah kecil. Sekresi vagina dan urin mengandung glukosa lebih ketika seorang wanita memiliki gejala diabetes gestasional. Sel-sel ragi menggunakan glukosa sebagai makanan, yang menyebabkan sel untuk berkembang biak. Dengan sistem kekebalan tubuh terganggu oleh tingginya tingkat glukosa dalam darah, peningkatan sel ragi berubah menjadi infeksi jamur.

  1. Gula Darah Tinggi

Karena seorang wanita mungkin tidak memiliki gejala diabetes gestational dan gejala dapat meniru gejala kehamilan rutin, skrining untuk kondisi ini adalah bagian dari perawatan prenatal selama-perempuan berisiko antara  24 sampai 28 minggu kehamilan. Dokter awalnya akan meminta tes darah yang disebut tes kandungan glukosa. Jika tes kandungan glukosa menunjukkan tingkat gula darah tinggi, dokter Anda mungkin meminta tes toleransi glukosa untuk mengkonfirmasi diagnosis gejala diabetes gestasional. Kedua tes melibatkan minum larutan glukosa manis dan darah diambil setelah jumlah waktu yang ditentukan.

Untuk mengobati dan mencegah gejala diabetes gestasional Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Gejala Diabetes Gestasional

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)