was successfully added to your cart.

Gejala Diabetes Gestasional

By February 5, 2014 April 2nd, 2014 Uncategorized

Gejala Diabetes Gestasional

Gejala Diabetes Gestasional– Diabetes Gestasional  adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tingkat gula darah tinggi (glukosa) selama kehamilan. Kondisi tersebut terjadi pada sekitar 4% dari seluruh kehamilan.

Gejala Diabetes Gestasional– Hampir semua wanita memiliki beberapa tingkat intoleransi glukosa sebagai akibat dari perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan. Itu berarti bahwa gula darah mereka mungkin lebih tinggi dari normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk menderita diabetes. Selama periode akhir dari kehamilan (trimester ketiga), perubahan hormonal menempatkan wanita hamil beresiko untuk diabetes gestational.

Gejala Diabetes Gestasional– Selama kehamilan, seorang wanita bisa mengalami kondisi gula darah yang sangat tinggi atau biasa disebut diabetes gestasional. Ini jadi salah satu gangguan yang biasanya terjadi pada usia kehamilan 24 minggu.

Saat usia kehamilan tersebut, hormon yang diproduksi saat hamil menginterfensi kerja insulin. Gejala Diabetes Gestasional- Efeknya, terjadi resistensi insulin sehingga kadar gula darah pada ibu jadi sangat tinggi.

Hal ini bisa menimbulkan masalah kesehatan baik pada ibu dan janin. Mulai dari kelahiran secara operasi caesar, darah tinggi saat hamil, hingga kelahiran prematur.

“Diabetes gestasional terjadi selama masa kehamilan dan mungkin berlanjut hingga melahirkan,” kata dr. Vandana Chaddha, konsultan genetik di Moolchand Women’s Hospital, New Delhi, dikutip dari HealthMeUp.

Dengan menjaga pola makan yang seimbang dan melakukan latihan fisik yang teratur. Ibu hamil bisa menghindari diabetes gestasional ini, hal ini penting karena diabetes gestasional dapat memicu diabetes pada bayi nya.

gejala diabetes gestasional

gejala diabetes gestasional

Gejala diabetes gestasional sebenarnya tak jauh berbeda dengan diabetes melitus. Jika Anda sedang hamil dan mengalami gejala-gejala berikut, segera periksakan diri ke dokter demi mengurangi risiko berbahaya.

  1. Gejala Diabetes Gestasional- Nafsu makan meningkat
  2. Gejala Diabetes Gestasional- Buang air kecil terus menerus
  3. Gejala Diabetes Gestasional- Berat badan justru menurun meskipun Anda sangat nafsu makan
  4. Gejala Diabetes Gestasional- Sakit kepala disertai rasa haus terus-menerus.
  5. Gejala Diabetes Gestasional- Kaki yang membengkak
  6. Gejala Diabetes Gestasional- Lelah
  7. Gejala Diabetes Gestasional- Mual hingga muntah
  8. Gejala Diabetes Gestasional- Sering mengalami infeksi kandung kemih, vagina, maupun kulit
  9. Gejala Diabetes Gestasional- Penglihatan kabur
  10. Gejala Diabetes Gestasional- Sirkulasi darah yang buruk, atau terus-menerus merasa haus
  11. Gejala Diabetes Gestasional- Riwayat diabetes dalam keluarga juga dapat menambah risiko Anda pada diabetes ini.

 

Gejala Diabetes Gestasional– Solusi lain untuk menjaga ibu dan kandungannya dari diabetes gestasional, ada baiknya melakukan pencegahan diabetes lebih awal, biasanya ibu hamil agak susah menjaga pola makan karena ibu terkadang kuatir kandungannya tidak mendapatkan asupan yang cukup.

Melakukan deteksi dini sangat diperlukan, agar penanganan dapat segera dilakukan. Kebiasaan makan yang baik dan pola hidup sehat bisa membawa banyak perubahan.

Konsumsi makanan yang dikukus dan tidak begitu banyak pati (kentang, roti dan pasta). Lakukan pula olahraga yang direkomedasikan oleh dokter Anda secara rutin. Ini dapat membantu Anda untuk mengontrol kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan.

Meskipun diabetes gestasional bersifat sementara, bila tidak ditangani dengan baik dapat membahayakan kesehatan janin maupun sang ibu. Resiko yang dapat dialami oleh bayi meliputi makrosomia (berat bayi yang tinggi/diatas normal), penyakit jantung bawaan dan kelainan sistem saraf pusat, dan cacat otot rangka. Pada kasus yang parah, kematian sebelum kelahiran dapat terjadi, paling umum terjadi sebagai akibat dari perfusi plasenta yang buruk karena kerusakan vaskular. Karena itu jika anda mengalami gejala diabetes gestasional diatas, sebaiknya anda menghubungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang serius.

 

Pengobatan

Diabetes Gestasional dapat dikontrol melalui diet kaya buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Menjaga berat badan yang sehat, olahraga dan memantau kadar glukosa juga akan membantu menjaga kadar gula darah di bawah kontrol. Dalam banyak kasus, perubahan-perubahan dalam diet dan gaya hidup akan cukup, tetapi dalam beberapa kasus, suntikan insulin mungkin diperlukan.

 

Kemungkinan Komplikasi

Diabetes Gestasional bisa berbahaya jika dibiarkan. Diabetes yang tidak diobati meningkatkan risiko janin tumbuh terlalu besar, pengembangan gula darah rendah saat lahir, atau pengembangan penyakit kuning saat lahir. Diabetes Gestasional yang tidak terkontrol naik bahkan sedikit risiko bayi lahir mati, atau kematian setelah melahirkan.

 

Gejala Diabetes Gestasional

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)