was successfully added to your cart.

Gejala Diabetes Insipidus

By December 9, 2016 Uncategorized

Gejala Diabetes Insipidus

 

Ketika mendengar kata “diabetes” kebanyakan orang berfikir itu adalah kencing manis atau diabetes melitus. Padahal ada jenis diabetes lainnya yaitu diabetes insipidus. Kata diabetes itu sendiri berarti banyaknya produksi urine atau kencing, kalau diabetes melitus sering kencing akibat gula darah tinggi sedangkan diabetes insipidus karena gangguan hormon.

Gejala Diabetes Insipidus

Gejala Diabetes Insipidus

Apa itu Diabetes Insipidus ?

Penyakit Diabetes insipidus adalah meningkatnya produksi urin atau kencing seseorang yang disebabkan oleh produksi hormon ADH (antidiuretic hormone) yang menurun atau gangguan pada reseptor hormon, sebagai akibatnya ginjal tidak dapat mengatur keseimbangan air dalam tubuh dengan membuat urin lebih encer karena gagal berkonsentrasi. Hal ini menyebabkan tubuh cenderung kehilangan terlalu banyak urin dan mencoba untuk mengkompensasinya, sehingga akan membuat penderita menjadi gampang haus. diabetes insipidus adalah ADH merupakan hormon yang dihasilkan oleh hipofisis poterior (bagian belakang) yang mengatur volume darah dengan mempertahankan cairan pada tubuh.

Seperti Apa Gejala Diabetes Insipidus ?

Gejala diabetes insipidus yang paling utama adalah selalu merasa haus dan sering buang air kecil dalam jumlah banyak. Anda akan selalu dihantui perasaan haus meski sudah minum banyak sekali air.

Jumlah urine yang dikeluarkan penderita diabetes insipidus tiap harinya adalah sekitar 3-20 liter, mulai dari kasus diabetes insipidus yang ringan hingga kasus yang paling parah. Kencing yang dialami penderita kondisi ini bisa sebanyak 3-4 kali per jam.

Gejala diabetes insipidus yang muncul di atas bisa mengganggu aktivitas sehari-hari maupun pola tidur Anda. Akibatnya akan muncul rasa lelah, mudah marah, dan sulit untuk berkonsentrasi dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Diabetes insipidus pada anak-anak mungkin lebih sulit untuk dikenali, apalagi anak tersebut belum bisa berkomunikasi dengan baik. Gejala diabetes insipidus yang di derita pada anak adalah:

  • Mengompol pada waktu tidur. Gejala Diabetes Insipidus
  • Mudah terusik atau marah. Gejala Diabetes Insipidus
  • Menangis secara berlebihan. Gejala Diabetes Insipidus
  • Suhu tubuh tinggi atau hipertermia.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Kehilangan selera makan. Gejala Diabetes Insipidus
  • Merasa kelelahan dan keletihan.
  • Pertumbuhan lebih lambat.

Pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami dua gejala diabetes insipidus, yaitu selalu merasa haus dan sering buang air kecil dalam jumlah banyak.

Apa penyebab diabetes insipidus?

Diabetes insipidus dapat disebabkan oleh masalah pada kelenjar hipofisis dan/atau ginjal Anda. Normalnya, tubuh Anda dapat mengatur keseimbangan antara cairan yang Anda minum dan banyak urin yang Anda produksi. Ginjal Anda mengeluarkan cairan yang berlebih dalam bentuk urin, yang disimpan sementara dalam kandung kemih. Saat Anda sedang dehidrasi, kelenjar hipofisis Anda mengeluarkan hormon anti-diuretik (ADH) ke ginjal untuk menahan cairan dan mengurangi produksi urin. ADH, atau disebut juga vasopresin, dibuat di hipotalamus dan disimpan di kelenjar hipofisis.

Ada beberapa bentuk diabetes insipidus berdasarkan penyebabnya, seperti:

  • Diabetes insipidus sentral. Disebabkan karena kerusakan kelenjar hipotalamus atau hipofisis. Hal ini menyebabkan gangguan penyimpanan dan pengeluaran ADH. Kerusakan ini dapat terjadi akibat operasi, tumor, meningitis, kelainan genetik atau trauma kepala.
  • Diabetes insipidus nefrogenik. Biasanya disebabkan karena adanya kelainan pada tubulus ginjal (struktur pada ginjal di mana air dikeluarkan dan dipertahankan). Defek ini dapat disebabkan oleh kelainan genetik atau penyakit ginjal kronik. Terdapat beberapa obat yang dapat menyebabkan kerusakan tubulus ginjal. Obat ini misalnya lithium dan demeclocycline.
  • Diabetes insipidus gestasional. Diabetes ini terjadi selama kehamilan dan hanya sementar.
  • Polidipsia primer. Kondisi ini, disebut juga diabetes insipidus dipsogenik atau polidipsia psikogenik, yang disebabkan karena konsumsi cairan yang berlebihan. Hal ini tidak berhubungan dengan masalah produksi atau respon ADH.

Diabetes insipidus tidak menyebabkan kegagalan fungsi ginjal atau yang mengacu pada dialisis. Ginjal masih dapat menjalankan fungsi utamanya dalam memfilter darah. Namun, penderita diabetes insipidus rentan terhadap dehidrasi. Mereka perlu memastikan untuk dapat mengakses cairan yang dapat diminum. untuk minum cairan. Aktifitas fisik tertentu aman dilakukan untuk meningkatkan kesehatan. Namun, mereka membutuhkan penggantian cairan yang lebih banyak dibandingkan kebanyakan orang, terutama dalam cuaca panas. Sekian info mengenai gejala diabetes insipidus. Semoga bermanfaat bagi anda.

Gejala Diabetes Insipidus

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)