was successfully added to your cart.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

By August 5, 2016 Uncategorized

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

 

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil, Diabetes pada masa kehamilan atau sering disebut Diabetes Mellitus Gestasional, kondisi ini dapat dilihat adalah ketika berkemih terdapat semut hitam yang menggelilingi air seni. Diabetes mellitus merupakan kelainan metabolisme yang kronis dan terjadi karena defisiensi insulin atau resistensi insulin.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Penyakit diabetes yang terjadi pada ibu-ibu yang sedang hamil. Gejala utama dari kelainan ini pada prinsipnya sama dengan gejala utama pada penyakit diabetes umumnya yaitu sering buang air kecil (polyuri), selalu merasa haus (polydipsi), dan sering merasa lapar (polyfagi).

Yang membedakan adalah keadaan pasien saat ini sedang hamil. Sayangnya penemuan kasus kasus diabetes gestasional sebagian besar karena kebetulan sebab pasien tidak akan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya selain kehamilan, dan gejala sering kencing dan banyak makan juga biasa terjadi pada kehamilan normal.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Dalam kebanyakan kasus, gestational diabetes umumnya asimtomatik jadi seringkali gejala diabetes pada ibu hamil yang muncul diabaikan. Tapi ada beberapa gejala diabetes pada ibu hamil ini yaitu :

  1. Gula Darah Tinggi

Karena seorang wanita mungkin tidak memiliki gejala diabetes gestational dan gejala dapat meniru gejala kehamilan rutin, skrining untuk kondisi ini adalah bagian dari perawatan prenatal selama-perempuan berisiko antara  24 sampai 28 minggu kehamilan. Dokter awalnya akan meminta tes darah yang disebut tes kandungan glukosa. Jika tes kandungan glukosa menunjukkan tingkat gula darah tinggi, dokter Anda mungkin meminta tes toleransi glukosa untuk mengkonfirmasi diagnosis gejala diabetes pada ibu hamil. Kedua tes melibatkan minum larutan glukosa manis dan darah diambil setelah jumlah waktu yang ditentukan.

  1. Peningkatan Nafsu Makan

Sebuah nafsu makan meningkat dapat menunjukkan gejala diabetes gestasional, tetapi meskipun gejala ini, seorang wanita hamil juga bisa menurunkan berat badan. Tubuh merespon tingginya tingkat insulin dalam darah dengan memproduksi dan melepaskan lebih banyak insulin. Salah satu fungsi insulin adalah untuk merangsang nafsu makan, yang berarti bahwa tingginya insulin mengarah ke peningkatan rasa lapar.

Jika sel-sel tidak dapat menggunakan insulin, tingkat glukosa dalam darah akan terus membangun, sehingga tubuh memecah otot dan cadangan lemak sebagai cara untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk sel. Wanita hamil dapat menurunkan berat badan dengan lebih banyak bergarak,dan rajin olah raga khusus wanita hamil, karena tindakan ini menyebabkan tubuh menggunakan lebih banyak energi.

  1. Rasa Haus Dan Kencing Berlebihan

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil, Seorang wanita hamil dengan gejala diabetes pada ibu hamil mungkin memiliki rasa haus meningkat karena tubuh sangat membutuhkan cairan untuk membantu mengencerkan kelebihan glukosa dalam darah. Tubuh juga bergerak dari jaringan tubuh membutuhkan cairan untuk membantu mengencerkan darah, gejala diabetes pada ibu hamil.

Sebagai contoh, tubuh dapat menarik cairan dari lensa mata. Tindakan ini dapat mempengaruhi cara fokus mata, yang menyebabkan penglihatan kabur. Asupan cairan yang meningkat menyebabkan wanita hamil kelebihan banyak urin, yang berbeda dengan kehamilan normal pada umumnya. Tes diagnostik di kantor dokter dapat mengungkapkan jumlah tinggi glukosa dalam urin.

  1. Infeksi

Karena diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, wanita hamil mungkin sering mengalami infeksi.Ini terjadi di daerah-daerah seperti vagina, kandung kemih dan kulit. Sel darah putih mempertahankan tubuh terhadap bakteri, tetapi sel-sel ini tidak dapat berfungsi normal ketika seseorang memiliki gula darah tinggi. Seorang wanita dengan gejala diabetes pada ibu hamil mungkin juga mengeluhkan infeksi jamur pada vagina atau pada kulit.

Sel-sel ragi biasanya hadir di daerah vagina dalam jumlah kecil. Sekresi vagina dan urin mengandung glukosa lebih ketika seorang wanita memiliki gejala diabetes pada ibu hamil. Sel-sel ragi menggunakan glukosa sebagai makanan, yang menyebabkan sel untuk berkembang biak. Dengan sistem kekebalan tubuh terganggu oleh tingginya tingkat glukosa dalam darah, peningkatan sel ragi berubah menjadi infeksi jamur.

Mengobati Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Untuk mengobati dan mencegah gejala diabetes pada ibu hamil, dapat diobati dan dicegah dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Gejala Diabetes Pada Ibu Hamil

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)