was successfully added to your cart.

Tipe Diabetes

By February 18, 2014 April 2nd, 2014 Uncategorized

Tipe Diabetes

Diabetes Mellitus atau sakit gula atau kencing manis merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula (dalam) darah. Naiknya kadar gula darah disebabkan karena adanya gangguan sekresi hormon insulin, mekanisme kerja dari hormon insulin atau bahkan bisa kedua-duanya sekaligus. Hormon insulin berfungsi membantu glukosa dalam darah masuk ke dalam tubuh.

Survey terhadap pengidap diabetes di Jakarta menunjukkan bahwa 1 dari 8 orang mengidap diabetes. Baik pria maupun wanita, tua maupun muda, tinggal di kota maupun desa, memiliki risiko diabetes yang sama.

Dalam keseharian, kita sering kali mendengar penyakit diabetes. Masyarakat awam menyebutnya dengan istilah “sakit gula” dan membaginya menjadi 2 Tipe diabetes, yaitu : tipe basah dan kering. Nah berikut ini perbedaan diabetes tipe basah dan diabetes tipe kering.

Pada dunia medis atau kedokteran tidak di kenal istilah  jenis diabetes basah dan diabetes kering. Diabetes yang dikenal di dunia kedokteran adalah diabetes tipe I dan diabetes tipe II.

Tipe Diabetes Kering

Pada diabetes tipe I terjadi gangguan sekresi hormon insulin atau istilahnya awamnya produksi hormon insulin ini sangat rendah, mengapa bisa terjadi hal seperti ini? Hal ini disebabkan karena suatu penyakit auto imun dimana tubuh dihambat untuk memproduksi insulin. Biasanya penderita sudah terdiagnosa diabetes tipe I ini sejak usia dini.

Penyakit Tipe Diabetes Kering ini merupakan tipe Diabetes yang banyak di derita dikalangan masyarakat , masyarakat sering menamai Penyakit Diabetes Kering karena biasanya penderita penyakit diabetes kering ini mempunyai penampakan badan yang kurus dan kering , Sebenarnya pada istilah kedokteran tidak ada diabetes dengan tipe Diabetes kering dan basah hanya saja pada istilah kedokteran diabetes terbagi pada 2 bagian yaitu Diabetes tipe 1 dan tipe 2 .

Penyebab terjadinya tipe diabetes kering ini karena terjadinya resistensi tubuh terhadap efek insulin yang diproduksi oleh sel beta dalam pankreas , sehingga mengakibatkan tidak terkendalinya kadar gula dalam darah . Penderita biasanya terdiagnosa penyakit Diabetes tipe I ini setelah usianya di atas 30 tahun. Akibat hormon insulin yang tidak bekerja dengan baik, maka timbul berbagai macam gangguan.

Tipe Diabetes

Tipe Diabetes

Untuk bisa mengetahui penderita yang terkena Tipe Diabetes Kering bisa dilihat dari beberapa gejala seperti berikut :

  1. Rentan sekali terhadap infeksi
  2. Gangguan penglihatan
  3. Tubuh terasa lemas
  4. Badan kurus meskipun sudah makan dalam jumlah yang banyak

Tipe Diabetes Basah

Sedangkan Tipe Diabetes Basah dalam istilah kedokteran dikenal dengan tipe Diabetes basah , Penderita Penyakit Diabetes Basah biasanya memiliki penampakan badan yang tidak kurus kering .

Tipe Diabetes Basah, hormon insulin masih tetap dapat diproduksi namun jumlahnya sedikit atau kurang sensitif terhadap glukosa sehingga kemampuan untuk membantu glukosa masuk ke dalam tubuh menjadi rendah.

Penderita Tipe Diabetes Basah ini biasanya sering mengalami infeksi luka pada kaki , hal inilah yang menjadi gejala awal paling mudah dikenali pada penderita penyakit Diabetes basah . Penderita Tipe Diabetes Basah memiliki kadar gula yang tinggi sehingga luka penderita Diabetes Basah susah di sembuhkan . Luka pada penderita Tipe Diabetes ini apabila dibiarkan terus menerus maka akan mengakibatkan infeksi luka yang parah dan membusuk , Sehingga bagian yang membusuk tersebut terpaksa harus dilakukan pemotongan atau amputasi .

Gejala dari kedua tipe diabetes basah dan kering sama dengan gejala diabetes pada umumnya yaitu mudah lelah, cepat merasa haus dan lapar, mudah mengantuk, dan frekuensi buang air kecilnya menjadi sangat sering. Jika mendapati gejala seperti ini sebaiknya langsung ditindak lanjuti. Begitu pula jika berat badan kita turun secara drastis, jangan senang dulu karena kita pikir kita akan menjadi lebih langsing, karena bisa jadi itu tanda diabetes.

Glukosa darah yang seharusnya dapat di pakai oleh tubuh untuk membuat energi untuk beraktivitas akhirnya menumpuk dalam dalam darah, sehingga menyebabkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah.

Sementara itu, tubuh tetap membutuhkan glukosa agar dapat menghasilkan energi. Karena tidak di dapatkan, maka tubuh mengambil cadangan glukosa yang ada di dalam lemak. Jika hal ini terjadi berkelanjutan, maka tubuh penderita akan terlihat kurus.

 

 

Tipe Diabetes

 

 

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)